Pages

Sabtu, 29 Juni 2013

Salah satu cara untuk mempercantik flashdisk anda yaitu dengan cara mengganti icon nya. Anda bisa mengganti gambar pada usb flashdisk  sesuai dengan selera anda (tentunya dengan syarat gambar tersebut harus berformat  ico).  

Cara yang digunakan cukup sederhana dan simpel, yaitu dengan menggunakan notepad. Berikut langkah-langkah nya :

1.    Langkah yang pertama buka notepad anda, dengan cara tekan start menu, pada kotak search,ketikkan tulisan notepad.
2.    Setelah lembar notepad terbuka, ketikkan script di bawah ini :

[AutoRun]
open=
icon=nama gambar.ico                              


3.    Ganti kata yang bercetak tebal dengan nama gambar yang akan diganti, jika nama gambar anda ‘gambar1’ maka ganti kata yang bercetak tebal menjadi ‘gambar1’.
Contoh :


[AutoRun]
open=
icon=gambar1.ico                                          


 4.  Kemudian, save as notepad anda beserta gambar yang akan  dipakai ke flash disk,dan beri nama autorun.inf (namanya harus autorun.inf, jangan diubah-ubah), kemudian pada tab save as type klik menu pulldown yang ada disana kemudian pilih All files.klik ok. Ingat, notepad dan gambar harus berada dalam satu tempat. 


5.    Terakhir, cabut flashdisk anda dan colokkan kembali. JIKA BERHASIL, icon flashdisk anda akan berubah seperti gambar diatas.

5 alasan nokia enggan pakai android


1. Anti Android Sejak Awal
Pertengahan tahun 2010, geliat Android mulai terlihat dan para vendor besar ramai-ramai mendukungnya. Namun saat itu, Nokia sudah menyatakan tidak akan memakai Android karena percaya diri dengan kekuatan softwarenya.

Hal itu ditegaskan Anssi Vanjoki, yang ketika itu menjabat Executive Vice President & General Manager Multimedia Nokia. Menurutnya, Nokia tak berniat untuk ikut-ikutan vendor lain yang membuat perangkat Android.

“Kami tidak punya rencana untuk memperkenalkan perangkat yang menggunakan Android,” tegasnya. Vendor asal Finlandia itu, lanjut Vanjoki, telah menetapkan MeeGo dan Symbian sebagai ‘jiwa’ bagi jajaran ponsel masa depan Nokia.

“Tak bisa dipungkiri, ini merupakan tantangan kami di masa depan. Yaitu untuk membawa produk dan layanan yang Anda impikan, sehingga dapat menjadi inspirasi untuk menciptakan dan mengerjakan sesuatu yang baru dalam dunia digital ini,” imbuh Vanjoki.